22. Apakah itu? Sekadar angka? Nomor absen? Giliran antrian? Merujuk pada satu hari di kalender? Tanggal ulang tahun siapa? Jumlah usia yang akan segera terlewati? Bilangan jumlah? Jumlah permen yang bisa dimakan dalam satu hari? Banyaknya deretan buku yang akan dipakai untuk menyelesaikan skripsi? Total film yang ditonton tahun lalu? Teman lama yang ditemui dalam liburan kali ini? Apakah 22 ini? Apakah ia sebuah angka yang terpilih secara acak saja?
Repetitious experience. Katanya, merupakan pertanda. Sesuatu yang diulang, bisa karena hal itu merupakan ujian. Juga karena ada sesuatu yang belum terselesaikan. Biasanya juga, bila kita gagal menyelesaikannya, pengulangan ini bisa jadi bertambah parah. Lebih sering dan lebih mengganggu.
Gangguan saya sebenarnya sederhana. Barang-barang saya yang dapat menunjukkan jam, biasanya memiliki penanda waktu digital. Beberapa minggu ini, saya mendapati bahwa jam tersebut sering sekali menandakan pukul 22 : 22. Saat saya sedang di jalan. Saat saya mengecek telepon genggam saya. Saat mengirim pesan singkat. Kegiatannya acak, tetapi kebetulannya selalu tepat. Tahun lalu saya masih belum sadar, tetapi beberapa minggu ini, saya baru sadar kalau kebetulan ini sering sekali berulang. Setidaknya dua hari dalam seminggu. Dua banding tujuh. Persentasenya terlalu besar untuk dibilang kebetulan. Apakah saya secara tidak sengaja memang memiliki pola penggunaan waktu yang memungkinkan saya untuk selalu melihat jam saat pukul sepuluh malam lebih duapuluhdua menit?
Terkadang hal ini membuat saya paranoid. Membuat saya enggan melihat jam di laptop. Tidak sering-sering melirik jam di iPod. Meletakkan telepon genggam dengan layar menghadap ke bawah. Mematikan jam yang punya angka digital. Takut-takut hari ini, besok, atau minggu depan, mungkin saya akan melirik dan melihat lagi angka 22 : 22 yang sampai saat ini belum punya makna untuk saya.
Menggantung di benak. Hanya penanda, belum tentu pertanda.
Apakah 22 : 22 ini? Ada yang punya pendapat?

Weks!
Sayah ga tahu maksud dari angka tersebut itu apa. Tapi mudah-mudahan itu bukan pertanda hal yang negatif.
Sama aja kayak sayah yang selalu sial dihari Selasa. Dan sayah pun tidak menandakan bahwa hari itu akan terjadi sesuatu hal yang gimanaaa gituh, tapi hanya hari sial aja
Semangat! Aca! ^^
Oleh: herda on Minggu, Februari 11, 2007
at 3:02 pm
Ya, mudah-mudahan bukan pertanda yang aneh-aneh. Tapi itu mengganggu sih. Tiap lewat jam 10 malem, biasanya udah gak mau liat-liat jam lagi – -;
Kemaren baca lagi “The Feeling You Can Only Say What It Is In French”-nya King. Hell can be a lot of things. Stephen King saz, hell could be repetition.
D’oh..
Oleh: S Setiawan on Minggu, Februari 11, 2007
at 3:08 pm
beberapa kali saya menatap jam ketika akan pulang kantor, dan angkanya pun 22:22 (atau beberapa 1-2 menit sebelumnya), makanya baca posting ini jadi dejavu..
Oleh: tony on Senin, Februari 12, 2007
at 4:55 am
Weleh… maybe the number wants to show you that you need to sleep at that time, instead of doing activities.
*ngarang mode*
Oleh: Ireth Halliwell on Senin, Februari 12, 2007
at 7:31 am
22 itu nomor punggungnya Saviola di Barca *maksa mode*
Oleh: Setiawan on Senin, Februari 12, 2007
at 8:43 am
Hihi, kalo sayah 18:41, apa ya artinya itu? :-”
Oleh: Lily on Senin, Februari 12, 2007
at 10:37 am
Euh, entah. Yang jelas sejak hari Jum’at sampai tadi, 22:22 itu keulang lagi. Lama-lama bosen euy..
Oleh: Setiawan on Senin, Februari 12, 2007
at 4:44 pm
apakah mungkin itu angka togel™ ?
*berpikir kerassss*
Oleh: african sunset on Senin, Februari 12, 2007
at 9:24 pm
pagi ini mau berangkat liat jam, 07:07
Oleh: tony on Selasa, Februari 13, 2007
at 2:02 am
Ya udah, kalo parno liat jam 22:22, ganti jam dengan jam bulet melingkar. Yang jarumnya 3, jam, menit, detik. Jadi ga bakalan ada 22:22
*atau jarumnya ada 12 ya, yang tulisannya mortal perish? Wekekekeke..*
Oleh: ambudaff on Selasa, Februari 13, 2007
at 3:10 am
Hohohoho, gw sudah tau alasannya kenapa jamnya selalu 22:22. Ternyata nista.. – -;
Oleh: Setiawan on Selasa, Februari 13, 2007
at 8:33 am
jamnya mati … pasti.
Oleh: aldi on Selasa, Februari 13, 2007
at 10:35 am
kemungkinan juga jamnya PASELU™
Oleh: african sunset on Selasa, Februari 13, 2007
at 4:51 pm
ALDIIIIIIII…!! MANA MAKAN-MAKANNYAAAAAA…!!!!! :-w *takol Aldi pake mortarboard*
Eh, ada Wesly lagi.. *tusuk-tusuk Wesly pake jarum jam* :-”
Oleh: Setiawan on Rabu, Februari 14, 2007
at 3:30 am
=))
BENAR! JAMNYA PASTI MATI! =))
Oleh: herda on Rabu, Februari 14, 2007
at 9:11 am
yeah…me too.
Oleh: 22:22 on Kamis, Oktober 18, 2007
at 12:26 pm
yah itu c bisa ajah goo or bad sign..malahan gw sering bat liat angka kembar 08.08..09.09..sehari bisa lebih dari 5 x..gw sendiri jd prno..ada situs ya tw artinya g yeh?
Oleh: cupQ on Selasa, Desember 25, 2007
at 1:33 am
aduhhh…sama…
tapi fitri beranggapan itu lucu2an aja emang pass aja…
but i like all bout 22, kan pas tanggal 22 lahirnya,hehe
Oleh: fitri on Rabu, September 10, 2008
at 4:33 am
you’ve been chosen..
Oleh: 11:11 on Kamis, Desember 24, 2009
at 3:27 pm