Johari Window

23 Apr

Johari Window atau Jendela Johari merupakan salah satu cara untuk melihat dinamika dari self-awareness, yang berkaitan dengan perilaku, perasaan, dan motif kita. Model yang diciptakan oleh Joseph Luft dan Harry Ingham di tahun 1955 ini berguna untuk mengamati cara kita memahami diri kita sendiri sebagai bagian dari proses komunikasi.

Johari Awareness Model terdiri dari sebuah persegi yang terbagi menjadi empat kuadran, yaitu OPEN, BLIND, HIDDEN, dan UNKNOWN.

- Kuadran 1 (Open) merujuk kepada perilaku, perasaan, dan motivasi yang diketahui oleh diri kita sendiri dan orang lain.  (Quadrant 1, the open quadrant, refers to behavior, feelings, and motivation known to self and others)
Kuadran 2 (Blind) merujuk kepada perilaku, perasaan, dan motivasi yang diketahui oleh orang lain, tetapi tidak diketahui oleh diri kita sendiri.  (Quadrant 2, the blind quadrant, refers to behavior, feelings, and motivation known to others but not to self)
Kuadran 3 (Hidden) merujuk kepada perilaku, perasaan, dan motivasi yang diketahui oleh diri kita sendiri, tetapi tidak diketahui oleh orang lain.  (Quadrant 3, the hidden quadrant, refers to behavior, feelings, and motivation known to self but not to others)
Kuadran 4 (Unknown) merujuk kepada perilaku, perasaan, dan motivasi yang tidak diketahui, baik oleh diri kita sendiri ataupun oleh orang lain.  (Quadrant 4, the unknown quadrant, refers to behavior, feelings, and motivation known neither to self nor others)

Tes Jendela Johari dilakukan dengan memberi daftar berisi 55 kata sifat kepada subyek tes. Dari 55 kata sifat tersebut, subyek tes akan diminta untuk memilih lima atau enam kata sifat yang paling mencerminkan diri mereka. Anggota peer dari subyek tes ini kemudian akan diberikan daftar yang sama dan diminta untuk memilih lima atau enam kata sifat yang menurut mereka paling menggambarkan pribadi sang subyek tes. Hasil tersebut akan dicek silang dan dimasukkan dalam kuadran-kuadran yang tersedia.

Kelimapuluhlima kata sifat tersebut adalah: able, accepting, adaptable, bold, brave, calm, caring, cheerful, clever, complex, confident, dependable, dignified, energetic, extroverted, friendly, giving, happy, helpful, idealistic, independent, ingenious, intelligent, introverted, kind, knowledgeable, logical, loving, mature, modest, nervous, observant, organized, patient, powerful, proud, quiet, reflective, relaxed, religious, responsive, searching, self-assertive, self-conscious, sensible, sentimental, shy, silly, spontaneous, sympathetic, tense, dan trustworthy.

Dalam pembahasan model ini, Joseph Luft berpendapat bahwa kita harus terus meningkatkan self-awareness kita dengan mengurangi ukuran dari Kuadran 2-area Blind kita. Kuadran 2 merupakan area rapuh yang berisikan apa yang orang lain ketahui tentang kita, tapi tidak kita ketahui, atau lebih kita anggap tidak ada dan tidak kita pedulikan. Mengurangi are Blind kita juga berarti bahwa kita memberbesar Kuadran 1 kita-area Open, yang dapat berarti bahwa self-awareness serta hubungan interpersonal kita mungkin akan mengalami peningkatan.

Luft menawarkan beberapa saran untuk meningkatkan self-awareness kita:

- Threat tends to decrease awareness; mutual trust tends to increase awareness
– Forced awareness (exposure) is undesirable and usually innefective
– Interpersonal learning means a change has taken place so that Quadrant 1 is larger, and one or more of the other quadrants has grown smaller
– Sensitivity means appreciating the covert aspects of behavior, in Quadrants 2, 3, and 4 and respecting the desire of others to keep them so (Joseph Luft, Of Human Interaction (Palo Alto, CA: Mayfield, 1969)

(diterjemahkan bebas dari Ruben and Stewart, Communication and Human Behavior, 4th ed. Allyn & Bacon, MA: 1998, p. 240-41 dan Johari Window di Wikipedia)

PS: Terjemahan ini dibuat untuk mereka-mereka yang sepertinya selalu nyangkut di blog ini dengan keyword Johari Window atau Jendela Johari. Semoga ini bisa membantu. Kalau ada yang kurang, sila tinggalkan komentar dan saran di commentbox ini. Thanks.

About these ads

18 Tanggapan to “Johari Window”

  1. isdah Rabu, April 25, 2007 at 8:59 am #

    lah sayah masuk manah neeh? koq gag ada ^^;
    tambahin satu lageh dunk kuadran unidentified buwat sayah :D

  2. Setiawan Rabu, April 25, 2007 at 10:17 am #

    Lah, kalo bikin Kuadaran Unidentified gimana dongs? Tak akan terungkap seumur hidup? Hihihi, mungkin kurang tangible untuk bisa dimasukkan dalam model ini, Oom :P

  3. Cornelia Kamis, April 26, 2007 at 11:48 am #

    Halah.. saya ampe bosen belajar tentang Johari Window melulu :P Btw, kok gak sekalian bikin tesnya? Kan ada tuh yang dulu sempet ngetren semua orang rame-rame ngepost link masing2 buat diisi temen-temennya..

  4. Setiawan Kamis, April 26, 2007 at 12:04 pm #

    Emberrrr, Johari Window is so first-year gitulohhh.. :P

    Oh, yang di Kevan.org? Udah dibahas di artikel lain :P

    Iya, abisnya banyak yang nyangkut kesini dengan kiword itu, jadi gw sekalian bantu-bantu lah. Siapa tau berguna. Kan ada cantuman referensinya juga :P

  5. andiagusti Senin, Desember 31, 2007 at 6:40 am #

    Ref-nya mayan lengkap, thx ya!! :)

  6. Adji Bintarto Senin, Februari 16, 2009 at 6:18 am #

    Saya pernah membuat softwarenya pakai Excel juga pakai PHP dengan 20×2 katagori. Sudah dicobakan kira2 di 40 tempat, wah seru banyak tertawanya. Terakhir di Denpasar Bali di 4 lokasi tahun 2008.
    Adji Bintarto 0818480060

    • Julia Sabtu, Juli 28, 2012 at 3:30 pm #

      Whooaa…mau dung softwarenya… butuh bangett!!

    • Agung Jaya Kamis, Agustus 15, 2013 at 3:08 am #

      aku jg mau coba softwarenya,please kirim ke agungjayae@gmail.com

  7. Pandhu Dewantoro Minggu, Oktober 18, 2009 at 8:02 am #

    ah tae ahhHH mas gk bisa di COPY bangsat nih PROGRAM..!!!!!!!!!!!!!!!

  8. winda Minggu, Oktober 10, 2010 at 6:09 am #

    allllllllllllllllllllllllllllllllllaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhh
    mumet…. kenapa sih qt gak tau…yang nyiptain jg gk tau…………….

    • ana Rabu, Desember 15, 2010 at 4:10 am #

      mumet ?????

      gini ja kok mumet,,,,k laut aj lo sana, tgl d test sndiri ama minta bantuan temen lo gampang kan, gini aja kok repottttttt,,,,,mksd’y yg nyiptain ga tau tu gmn cuy,,,,???

  9. boedut99 Senin, Maret 19, 2012 at 2:40 am #

    Saya Masih Kurang Mengerti tentang Johari window
    tolongg jelaskan lebih lanjut dan tolong berikan kasus dalam pengertian johari window??????

  10. Melan Samber Senin, April 15, 2013 at 1:02 pm #

    Huff,,ni org komennya ngga ada yg membangun…..

Trackbacks/Pingbacks

  1. Melirik Kepribadian Diri Dari Balik Jendela Johari « S. P. S. S. - Rabu, April 25, 2007

    [...] Juni 8th, 2006 in Articles Catatan: Bahan mentah tentang Jendela Johari dapat dibaca di sini. [...]

  2. » You are who you pretend to be. Computer Mediated Communication. - Minggu, April 5, 2009

    [...] http://spss.wordpress.com/2007/04/23/johari-window/ [...]

  3. vivi n iis » Blog Archive » Tren ‘Identity Play’ di Dunia Maya - Minggu, April 5, 2009

    [...] Proses ini dapat dikaitkan dengan teori Johari Window. Johari Window atau Jendela Johari merupakan salah satu cara untuk melihat dinamika dari self-awareness, yang berkaitan dengan perilaku, perasaan, dan motif kita (sumber: http://spss.wordpress.com/2007/04/23/johari-window/) [...]

  4. Comm. Mediated Comp. (Kelompok 7) » Blog Archive » You are who you pretend to be! - Selasa, April 7, 2009

    [...] http://spss.wordpress.com/2007/04/23/johari-window/ [...]

  5. UPH - 09 - Pagi - LF » Blog Archive » Salah Satu Efek Negatif Perkenalan melalui Dunia Maya. - Jumat, April 17, 2009

    [...] 1. Buku “COMPUTER MEDIATED COMMUNICATION” social interaction and the internet. 2. http://spss.wordpress.com/2007/04/23/joh… 3. Artikel Koran Kompas edisi tanggal 16 April 2009 4. Buku “ A first Look At COMMUNICATION [...]

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: