Oleh: S Setiawan | Rabu, Mei 21, 2008

Bang, Bang, You’re Dead!

Kadang-kadang, melakukan hal-hal tolol seperti ngesot di tanah, ngumpet di semak-semak, tiarap di selokan, mencoba melakukan manuver tembak sambil lari-lari ala Rambo (dan berakhir dengan acara kepleset dengan tragis), dan terlalu fokus menyerang musuh tanpa menyadari bahwa kancing celana Anda lepas dan jeans Anda dalam perjalanan ke Selatan untuk mengantarkan Anda menuju status “Korban Cengan Abadi karena Tragedi Celana Melorot” adalah hal yang sangat menyenangkan.

Tadinya saya pesimis dengan kemampuan saya dan berpikir bahwa main paintball dalam kondisi kelaparan di siang hari yang terik adalah sebuah ide buruk. Terutama karena saya harus bangun pagi (kami insomniawan punya hak untuk molor sampai siang loh..) dan karena saya harus menembakkan senjata (which is one of the top ten things I’m sucked at).

Setelah mendapat tiga headshot cantik yang berjejer manis di helm, I know that I really sucked. Some pessimisms are good warning signs.

Meski demikian, saya tidak merasa culun. In fact, I did exceed my expectations. Saya malah berpikir tadinya bakalan pingsan di medan tempur. Ternyata enggak tuh, weeekkk.. Yang jelas saya sudah menganugerahkan penghargaan “Most Efficient Bullet User” untuk diri saya sendiri, hiehiehiehiheie.. :D

PS: Ya, ya, saya cupu. Hare gene baru nyobain maen paintball?! :P


Tanggapan

  1. terlambat tidak apa asal masih mau ngaku..
    akhirnya mengakui kalo dirinya CUPUW!!!

    *lari*

  2. memang! dasar cupuw kamuh! huuu….

    *take cover di balik rongsokan mobil sambil mungutin ammo yg jatuh*

  3. tuh kan GA AJAK2!!

  4. dan btw..

    ITU LINK NYA GANTI DONK!!! *maksa*

  5. kami insomniawan punya hak untuk molor sampai siang loh.. <<< Setujuuu XD.

    Jeuh, papi ga ngisi blog lammmma… *ngitung* 8 bulan… coba molor sebulan lagi :D … *digetok*

  6. C-U-P-U-W-!-!-!

    *ngumpet*

  7. Hahahaha…funny. :)

    *tapi saya malah blm pernah lo!*

  8. rame yaaa

  9. salam kenal ya


Beri tanggapan

Your response:

Kategori