Untung Saja Punya Hoki

21 Jun

Semester kemarin mungkin semester terberat (so far) yang pernah saya jalani (mari lupakan sejenak masalah skripsi :P). Satu, karena saya pada dasarnya pemalas. Boro-boro mau rajin. Mau masuk kelas saja sudah bagus. Ya, gimana dunks, lebih enak tidur di rumah daripada berangkat kuliah pagi-pagi (yang ujung-ujungnya tetap bertujuan untuk tidur, karena di kelas masih ngantuk). Kedua, beberapa mata kuliahnya berat. Kalaupun tidak berat, biasanya bikin malas. Lalu, banyak tugas pula. Ketiga, memang dari awal semester kemarin, mindset-nya sudah salah. Mungkin yang sekelas dengan saya sering mendengar slogan ini: gw dapet C juga udah seneng.

Dan, so be it!

Tapi, instead of C, saya malah dapat jejeran nilai-nilai tanggung: B. Kurang bagus untuk dirayakan. Kurang buruk untuk diratapi. Alhasil, semua jejeran nilai lewat tanpa bekas. And at the end of the day, saya cuman bisa bilang, "Kalo tau dapet B aja bisa segampang itu, pasti gw belajarnya lebih ngoyo deh.."

Biasalah, manusia. I wish.. I wish.. I wish melulu..😀

Soal nilai yang lain, ya sudahlah, biarkan semua nilai ajaib itu berkeliaran. Yang buat saya bertanya-tanya dari tadi hanya satu nilai saja. Alangkah terkejutnya saya bahwa salah satu praktikum yang saya jagokan untuk dapat A, justru dapat B.. T-T Iri sama yang lain? Jelas! Karena kelas ini satu-satunya kelas dimana saya niat bikin tugas dan ujian sampai babak belur. Semuanya saya lakukan dengan total dan hati ringan. Nah lho, kok yang kontribusinya tidak lebih besar dari saya terhadap kelas ini malah bisa dapat A? Duh..

Sudah ada beberapa orang yang mengaku bernasib sama dengan saya. Kita sama sekali tidak mengerti kenapa nilai kita lebih lucu dari yang lain, padahal kontribusi yang sudah kita sumbangkan sudah banyak. Kadang berlebih. Tapi, itulah nilai. Banyak sekali faktor untung-untungannya. Dan kalau sudah begini, saya cuma bisa berpikir: kalau nilai hanya ditentukan oleh untung-untungan, lalu sisanya apa? Lulus SPMB, untung-untungan? Dapat beasiswa, untung-untungan? Punya IP diatas 3.5, untung-untungan? Lulus cum laude, untung-untungan?

Makin dipikir, makin ngeri saya membayangkannya. Bagaimana kalau selama ini saya memang digantungkan pada sebuah sistem life-scoring yang untung-untungan? Dapat kerja bagus, untung-untungan. Menang undian, untung-untungan. Dapat istri atau suami seksi, untung-untungan. Punya anak yang bisa jadi jawara (*siyul-siyul*), untung-untungan. Wew..😕

Jadi ingat pertandingan Inggris-Swedia kemarin. Saking indahnya gol Inggris, Abang saya sampai bertanya, "Ini pertandingan bola, atau pertandingan hoki?"😀

Bisa saja, selama ini kita semua sedang main hoki..😀

22 Tanggapan to “Untung Saja Punya Hoki”

  1. Ireth Jumat, Juni 23, 2006 pada 11:10 am #

    Hmmm…
    Punya suami/pacar seksi untung”an? –;
    Kalo gw sih punya pacar aja sudah untung”an!!
    Dam belum terjadi T___T

  2. S Setiawan Jumat, Juni 23, 2006 pada 11:14 am #

    Yay!😀 Tidak punya pacar bukan akhir dunia. Punya pacar juga bukan berarti surga..😉

  3. tony Jumat, Juni 23, 2006 pada 1:13 pm #

    hear hear!😀

  4. SS Sabtu, Juni 24, 2006 pada 9:09 am #

    *tendang Abang*

    ..yang udah tua mendingan cari istri sanah. Daripada ngejar-ngejar abegeh melulu.. :-“

  5. herda Minggu, Juni 25, 2006 pada 12:05 pm #

    mwakakaakka.. sini sini .. *tangkep si abang ini*

  6. SS Minggu, Juni 25, 2006 pada 1:58 pm #

    Benar, Bang!😀 Kalo abang married kan aye bisa MAKAN-MAKAN! \:D/

    *kaboooooooooooooooooooorrrrr*

  7. tony Senin, Juni 26, 2006 pada 3:31 am #

    loh, saya kan setuju ama pernyataan anda, kok ditendang?

    cari istri… emang ilang ya? kalo bisa ilang, berarti udah pernah ada dong. cmiiw :-”

    istri itu gak dicari dan ditemukan, melainkan dibeli. jadi harusnya yang lebih tepat “mendingan beli istri sanah..” ok khan?🙂

  8. SS Senin, Juni 26, 2006 pada 8:26 am #

    Ngomong-ngomong, gimana kabar deposito-deposito-nya? :-”

    Ih, kan menendang artinya sayah perhatian.. :-”

    Perhatian, perhatian, gath besok Abang harus ngajak kita MAKAN-MAKAN! \:D/

    Perhatian sekali sayah.. :-“

  9. tony Senin, Juni 26, 2006 pada 9:07 am #

    saya kan hanya tertarik nyimpen depositonya aja, tanpa mencairkan.. :-”

    perasaan kalo ga ditendang ya dibakar, ama ditimpuks sekali2. ditendang, dibakar, ditendang, dibakar, tendang, bakar, tendang, timpuks, bakar, timpuks, tendang, yadda..yadda.. :-”

    gath? makanan yg mana lagi itu?

  10. SS Senin, Juni 26, 2006 pada 2:56 pm #

    Ah, berarti besok harus ganti neh.. :-”
    Maunya diapain, eh? :-”

    Gath? Itu slogan iklan kan? Gath milk? :-“

  11. tony Selasa, Juni 27, 2006 pada 2:49 am #

    daripada *tendang abang*” kan mendingan *kasih skrinsut ke abang*… :-”

    oh, gitu.. bagus lah, rajin minum susu, biar gemuk dan tulang kuat… :-“

  12. SS Selasa, Juni 27, 2006 pada 7:59 am #

    *tendang Abang untuk cari skrinsut sendiri* :-”

    Wah, ada yang mau bahas isu sensitif nih.. -___-;; *tendang Abang ke kandang sapi* Noh, minum yang banyak, biar gak kurus.. :-“

  13. herda Selasa, Juni 27, 2006 pada 10:35 am #

    O_o;; Kandang sapi! xD Nyahahaahahahahahahaahha…..

  14. herda Selasa, Juni 27, 2006 pada 10:38 am #

    Btw, kok jam-nya ngaco yah? Masa jam 10:35 *lirik post comment gwe diatas* padahal skrg tuh jam 17:37

  15. S Setiawan Selasa, Juni 27, 2006 pada 5:35 pm #

    Karena jamnya belum Papi set.. :-” Masih GMT..😛

  16. tony Rabu, Juni 28, 2006 pada 8:07 am #

    you wrote:
    Noh, minum yang banyak, biar gak kurus.. :-”

    me sez:
    after you, dear.. :-‘

  17. SS Rabu, Juni 28, 2006 pada 9:17 am #

    Jangan ladies first lah..

    Oldest first.. :-”

    *kabooooooooooooooooooorrrr*

  18. tony Rabu, Juni 28, 2006 pada 11:44 am #

    berdasarkan skala prioritas aja, siapa yg paling membutuhkan di sini, siapa yg sodaraan ama lidi… :-“

  19. herda Rabu, Juni 28, 2006 pada 3:06 pm #

    mwakakakakakakaka….

    Oldest first.. :-”

    Dang baibeh! xD

  20. SS Rabu, Juni 28, 2006 pada 5:49 pm #

    *pats Abangnya lidi*

    Baiklah. Related first.. :-“

  21. herda Senin, Juli 17, 2006 pada 5:00 am #

    Nyahahahaha… =))

  22. Student Rabu, September 23, 2009 pada 12:50 pm #

    Jadi kayak judi dong ya🙂 Maksudnya nilai kuliah atau bahkan perkuliahan itu sendiri bak sebuah perjudian, termasuk kelanjutannya setelah lulus🙂 Tapi setidak-tidaknya peluang lulus atau tidak lulusnya dapat dikalkulasi ya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: