The Orange Factor(tm)

19 Okt

A: How are you?
B: Cold feet, but optimistic.
A: Must be the orange factor(tm).

Tidak segala sesuatu yang dilekatkan pada diri kita memberi dampak signifikan pada kepribadian dan konstruksi identitas yang kita miliki. Suka musik rock tidak lantas membuat orang jadi cuek dan galak. Hobi nonton film Korea tidak membuat Anda jadi orang cengeng. Punya sederetan C di transkrip nilai tidak selamanya menandakan Anda orang bodoh. *curhat colongan ditektid*๐Ÿ˜›
Saya pernah menulis tentang bagaimana selera musik membuat persepsi orang terhadap Anda dapat berubah. Kali ini saya akan menulis tentang warna. Kita semua punya warna favorit. Pertanyaan mengenai, “Apa warna favorit Anda?” memang tidak lebih sering dilontarkan dari, “Anda suka musik apa?” Tidak karena ia tidak penting, tapi karena ia mempunyai visibilitas yang lebih. Anda tidak perlu bertanya, seringnya, kita hanya perlu menebak-nebak tentang warna kesukaan seseorang dari kuantitas warna yang ada pada barang-barang pribadinya.

Dibandingkan dengan selera musik, bisa jadi preferensi warna adalah sesuatu yang sifatnya lebih pribadi. Teman yang tidak terlalu dekat dengan Anda dapat menebak kalau Anda adalah anak emo, dengan melihat gaya berpakaian Anda, semisal. Tetapi, mereka belum tentu tau apa warna kesukaan Anda. Di lingkungan saya, setidaknya, hanya teman-teman dekat yang sadar apa warna kesukaan masing-masing sahabatnya.

Preferensi warna merupakan salah satu hal paling mendasar, dan sama seperti hal-hal lain, kita dapat menilai seseorang dari sesuatu yang disukainya. Saya suka warna oranye. Mari kita lihat apa kata Color Wheel tentang warna favorit saya:

Orange combines the energy of red and the happiness of yellow. It is associated with joy, sunshine, and the tropics. Orange represents enthusiasm, fascination, happiness, creativity, determination, attraction, success, encouragement, and stimulation.

To the human eye, orange is a very hot color, so it gives the sensation of heat. Nevertheless, orange is not as aggressive as red. Orange increases oxygen supply to the brain, produces an invigorating effect, and stimulates mental activity. It is highly accepted among young people. As a citrus color, orange is associated with healthy food and stimulates appetite. Orange is the color of fall and harvest. In heraldry, orange is symbolic of strength and endurance.

Orange has very high visibility, so you can use it to catch attention and highlight the most important elements of your design. Orange is very effective for promoting food products and toys.

Dark orange can mean deceit and distrust.
Red-orange corresponds to desire, sexual passion, pleasure, domination, aggression, and thirst for action.
Gold evokes the feeling of prestige. The meaning of gold is illumination, wisdom, and wealth. Gold often symbolizes high quality.

Does it sounds like me? I think so๐Ÿ˜›

Apakah preferensi warna mempengaruhi kepribadian dan identitas? Atau sebaliknya? Untuk saya, keduanya saling berkaitan. Kita tidak bisa tahu pasti, siapa yang urutannya berada lebih dulu. Sama saja dengan bertanya tentang ayam dan telur. Siapa yang lebih dulu? Semua tergantung sudut pandang masing-masing.

Bagaimana dengan Anda sendiri?ย  Does the color made you?

PS: Pesan Sponsor, biru tidak lebih keren(tm) daripada oranye!๐Ÿ˜›

29 Tanggapan to “The Orange Factor(tm)”

  1. aldi Kamis, Oktober 19, 2006 pada 9:14 pm #

    HITAM! HITAM! HITAM!

  2. herda Jumat, Oktober 20, 2006 pada 12:51 am #

    nilai C? cikcik .. satu-satunya gwe dapet nilai C cuma dalam pelajaran akuntasi dan ekonomi :))

    malah pelajaran laknat kayak kimia dan kawan-kawan dapet nilai A.. gyahahahaha ..

    aneh sekali ..๐Ÿ˜•

  3. herda Jumat, Oktober 20, 2006 pada 12:52 am #

    btw, anehnya aye masuk IPS lho :-”

    Sekali lagi, aneh sekali …๐Ÿ˜•

  4. ambudaff Jumat, Oktober 20, 2006 pada 2:47 am #

    Biru! Biru!

    Dan warna yang paling tidak Ambu sukai adalah Orange dan Kuning

    Pokoknya Biru! Persib juga biru..
    *disambit*

  5. Oom Setiawan Jumat, Oktober 20, 2006 pada 4:21 am #

    *pats Hans* Papimu ini produk prasejarah, waktu sekolah, skornya masih pake angka :-”

    Jadi, jumlah C-nya dikit? Oke, kita tunggu sampai tahun ketiga, ntar lomba banyak-banyakan nilai C :-“

  6. Oom Setiawan Jumat, Oktober 20, 2006 pada 4:22 am #

    Aneh sekali? Kamu memang aneh kok :-”

    *kaboooorrrrr*๐Ÿ˜„

  7. Oom Setiawan Jumat, Oktober 20, 2006 pada 4:23 am #

    Trus saya oranye karena Persija? Karena PISIP? ;)) Eh, iya juga ya.. Wah, saya sektoral! – -;;

  8. Ireth Jumat, Oktober 20, 2006 pada 5:20 am #

    Ungu Ungu Ungu!

    [quote]Dark purple evokes gloom and sad feelings. It can cause frustration.[/quote]

    Halah… no wonder… *ngakak*๐Ÿ˜›

    Om Setiawan: Jadi jangan salahkan saya kalo kadang sukak gloomy.. wekekekekek

  9. Oom Setiawan Jumat, Oktober 20, 2006 pada 5:41 am #

    Ty, bikin personal project. Change your colour for a week. Let’s see if it changes any..๐Ÿ˜‰

  10. sevenco Jumat, Oktober 20, 2006 pada 6:02 am #

    Avoid using blue when promoting food and cooking, because blue suppresses appetite.

    i see…

  11. Oom Setiawan Jumat, Oktober 20, 2006 pada 6:13 am #

    Blue surpresses weight too? :-“

  12. ambudaff Jumat, Oktober 20, 2006 pada 9:14 am #

    Eh? Iya, ya? Oranye itu warna Persija ya?
    Hihi, marilah kita ber-sektoral semuanya..

    *kabur*

  13. herda Jumat, Oktober 20, 2006 pada 9:16 am #

    Orange itu warna TRUPALA :-”

    Blah .. gwe lebih sangat sektoral lagi .. :))

  14. Guntar Jumat, Oktober 20, 2006 pada 11:13 am #

    Setau saya, warna kesukaan tu menggambarkan bagaimana kita mempersepsikan diri sendiri. Setiap warna memang bisa mendatangkan asosiasi yg bersifat unik & spesifik.

    Sementara itu, hewan kesukaan bisa jadi menggambarkan bagaimana kita ingin dipersepsikan oleh orang lain. Oom Setiawan sdr, meski berewokan, berbadan sangar & atletis gituh, tapi paling2 sukanya seputar kucing, kelinci atau panda:mrgreen:

    *lempar batu sembunyi tangan. Kabuur*

  15. Joan Jumat, Oktober 20, 2006 pada 12:27 pm #

    Lah, saya demennya merah yang berpadu dengan hitam. Saya demen juga sama hijau. Trus gimana dong?

  16. Oom Setiawan Jumat, Oktober 20, 2006 pada 12:59 pm #

    Tapi oranye terbukti tidak jago saat lawan biru, Ambu, jadi sayah nyerah aja deh.. *teringat Chelsea-Barca* :-” *ditimpuks*

    *tendang Herda yang sektoral kelas berat*๐Ÿ˜›

  17. Oom Setiawan Jumat, Oktober 20, 2006 pada 12:59 pm #

    Aih, itu tandanya Ibu Jowan MARUKS! :-”

    *kaboorrr menyelamatkan nyawa*๐Ÿ˜„

  18. Oom Setiawan Jumat, Oktober 20, 2006 pada 1:01 pm #

    Tapi, Mas Guntar, kita tetep aja gak bisa nentuin mana yang paling benar atau paling dahulu:

    Warna mempengaruhi kepribadian?

    Atau,

    Kepribadian mempengaruhi preferensi warna?

    Ayo, ada yang punya pendapat?๐Ÿ˜€

  19. Oom Setiawan Jumat, Oktober 20, 2006 pada 1:02 pm #

    Eh? *cek hitcount*

    Arrghhh… Tolong skrinsutkan angka 8000 dunks! Hari ini saya gak di rumah!๐Ÿ˜„

  20. herda Jumat, Oktober 20, 2006 pada 1:26 pm #

    *gampar oom setiawan*

    euh aku benci kamu! kamu mau buat saya mati mendadak apah??? atau kamu ingin saya kena bakar-bakar, heh? ยฌยฌ

  21. Oom Setiawan Jumat, Oktober 20, 2006 pada 1:35 pm #

    Udah diganti๐Ÿ˜›

  22. herda Jumat, Oktober 20, 2006 pada 1:46 pm #

    YOHOHOHOHOHOHOHOHOHOH!! \:D/

    PAGI GWE KEREN! PAPI GWE KEREN! PAPI GWE KEREN! PAPI GWE KEREN!

    YA AMPLOP.. PAPI GWE KEREN BANGET DAH! YUHUHUHUUU.. KITA KAYAKNYA PUNYA KONTAK BATIN YA ‘PI..

    KUKIRA KAMU TIDAK AKAN MENGERTI MAXUD DAN TUJUANKU BERKATA SEPERTI ITU ..

    *PELUK PELUK PAPI SAMPE GA BISA NAPAS*

    YOHOHOHOHHOH … *CIPIKA CIPIKI*

    PAPI GWE EMANG KEREN DAH ..

    *BIG HUGS…*

    EUH DENGAN INI SAYA RELA DAH NGASIH MAMI SEUTUHNYA BUAT PAPI ..>:D

  23. Oom Setiawan Jumat, Oktober 20, 2006 pada 1:52 pm #

    Really?

    *drag Mami to.. ah syudahlah, banyak yang BO disini* :-“

  24. herda Jumat, Oktober 20, 2006 pada 2:02 pm #

    Aih sanah.. sanah .. bawa mami ke kasor .. bikin anak gih! :-”

    Rela dah rela .. ga ada lagi hasrat buat inces .. :))

    *kasih tali buat papi* *lhoooo.. *

    *ngakak guling luging* =))

  25. Ireth Minggu, Oktober 22, 2006 pada 5:03 pm #

    tapi Om… saya dulu suka biru, dan dari dulu udah gloomy๐Ÿ˜› so.. itu bukan salah warna kesukaan saya dongs ah ^^;

  26. Oom Setiawan Minggu, Oktober 22, 2006 pada 5:51 pm #

    Nyahahaha.. Kan namanya juga proyek iseng. Soalnya waktu gw masih ngefans berat dengan warna hitam, gw jelas gak kayak sekarang๐Ÿ˜›
    So. I thought preferensi warna sedikit banyak turut bersalah dalam pembentukan mood :-”

    *ditimpuks*๐Ÿ˜„

  27. Ireth Minggu, Oktober 22, 2006 pada 9:04 pm #

    kalo gw ikutan suka kuning.. tar gw dikira mo nyaingin teteh dan nyokap gw.. bah… kalo gw suka warna putih… putih mah mana asik.. kena noda dikit jadi berwarna๐Ÿ˜› suka warna pink………………………………………………. i dont even want to reconsider it. suka warna peach, aduh.. susah๐Ÿ˜› jadi.. yah.. ungu sajalah :-” besides, it’s the color of prosperity!! YAY!

  28. Lily Selasa, Oktober 31, 2006 pada 10:36 am #

    Wahh, biru hitam!biru hitam!*ditimpuks*
    Waah, pada rajin blogging semuah…
    Ternyata sayah yang paling males, update paling sebulan sekali :-“

Trackbacks/Pingbacks

  1. The Red Factor « Disclaimer to … - Jumat, Oktober 20, 2006

    […] Baru aja selesai baca entrynya SPSS tentang warna. Benarkah warna mencerminkan kepribadian? Mari kita lihat .. […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: