IRREPRESSIBLE.info

7 Nov

Apa ini?

The web is a great tool for sharing ideas and freedom of expression. However, efforts to try and control the Internet are growing. Internet repression is reported in countries like China, Vietnam, Tunisia, Iran, Saudi Arabia and Syria. People are persecuted and imprisoned simply for criticising their government, calling for democracy and greater press freedom, or exposing human rights abuses, online.

But Internet repression is not just about governments. IT companies have helped build the systems that enable surveillance and censorship to take place. Yahoo! have supplied email users’ private data to the Chinese authorities, helping to facilitate cases of wrongful imprisonment. Microsoft and Google have both complied with government demands to actively censor Chinese users of their services.

Freedom of expression is a fundamental human right. It is one of the most precious of all rights. We should fight to protect it.

Nemu link di blog-nya Oom Wadehel. Ini adalah kampanye dari Amnesty International untuk menyambut pertemuan Internet Governance Forum di Athena, 30 Oktober-2 November yang lalu.

Amnesty International today issued a ‘Call to Bloggers’, asking them to get online and stand up for freedom of expression on the internet. The organisation says this is a critical time when fundamental rights – particularly freedom of expression and privacy – are under threat from governments that want to control what their citizens say, and what information they can access. – AI

Untuk bergabung, masuk saja via link diatas.

Namanya saja manusia, selalu bisa bersuara. Meski mulut sudah diplester, tangan sudah diikat, kalau itu rasanya masih kurang, sekarang keyboard juga bisa dibekap ;))

14 Tanggapan to “IRREPRESSIBLE.info”

  1. sevenco Rabu, November 8, 2006 pada 3:42 am #

    gw gak percaya kalo demokrasi itu untuk semua orang. hanya karena demokrasi dianggap baik di sebagian negara, tidak berarti itu juga baik untuk negara lain, dan tidak berarti negara yg menerapkan demokrasi harus secara aktif mengkampanyekan demokrasi untuk negara lain, contoh: amerika ke sovyet, amerika ke kuba, amerika ke irak, amerika ke afghanistan, amerika ke [name a country].

    liatlah negara2 yg “kasiandehlogabolehmaeninternet” itu, sebagian besar rakyatnya masih lebih fokus untuk mencari kesejahteraan dibandingkan dengan mempraktikkan kebebasan berpendapat. bagaimana memberikan pangan, sandang, papan dibandingkan dengan bagaimana memperoleh perangkat komputer dan menyambungkannya ke internet (yg butuh infrastruktur telekomunikasi yg investasinya tidak sedikit). sebagian lain malah secara kultural tidak terlalu peduli dengan kebebasan berpendapat.

    jadi jika anda percaya tidak seharusnya rakyat papua dipaksa menanam padi dan meninggalkan makan ubi, maka tidak seharusnyalah internet maupun demokrasi dipaksakan bagi negara2 yg tidak membutuhkannya.

  2. Setiawan Rabu, November 8, 2006 pada 4:44 am #

    Mas, Mas, postingan ini ndak ada soal essaynya kok, Mas. Ndak usah dijawab juga gag papa, ndak mempengaruhi waktu kelulusan maupun IP.. :-“

  3. sevenco Rabu, November 8, 2006 pada 4:46 am #

    kecap sisa jualan semalam masih nyisa, itung2 ngabisin stok lah.. :-“

  4. S Setiawan Rabu, November 8, 2006 pada 5:20 am #

    Mas, Mas, situ ujian LemPres atau ujian bikin Lemper sih? Setau saya, bikin Lemper gak pake kecap deyh.. :-“

  5. sevenco Rabu, November 8, 2006 pada 6:28 am #

    di fakultas hukum, semua pake kecap bung! mwahahahaha…😀

  6. S Setiawan Rabu, November 8, 2006 pada 6:35 am #

    Oh, gitu.. *jadi ndak berniat makan di kantin tetangga* Yang pake sambel ada ndak, Mas? :-”

    *serasa ngobrol sama tukang bakso*

    =))

  7. ambudaff Rabu, November 8, 2006 pada 9:44 am #

    Ahahaha, berarti Ambu bakalan ga pernah makan di kantin FH
    *ga suka kecap*
    *nyari-nyari sambel*

  8. Setiawan Rabu, November 8, 2006 pada 4:27 pm #

    Hare gene makan di FH??? :-” *proud Takorians*

  9. Ireth Rabu, November 8, 2006 pada 7:42 pm #

    Internet dibekep? Hhhh. Tu yang ngebekep sirik doang.. soalna dia itu sebenernya gaptek! Mwahahahahaha.

  10. aldi Rabu, November 8, 2006 pada 11:06 pm #

    balgebun for e ber!

  11. Setiawan Kamis, November 9, 2006 pada 5:02 am #

    Pada sektoral neh! *tendang FH dan Fasilkom* :-”

    Mbak Tya, tolong jawaban essaynya yang panjangan dikit. Waktunya masih banyak kok. Silahkan kalau mau dikecapin juga.. :-” *kasihin kecapnya anak FH*

  12. wadehel Sabtu, November 11, 2006 pada 6:18 pm #

    Ngebekep internet? Mungkin yang lebih tepat adalah ngebokep di internet :))

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pertahankan Kebebasan Berekspresi « w a d e h e l - Senin, November 13, 2006

    […] Itu adalah terjemahan bebas dari sebuah quote di postingnya SPSS, sebuah tulisan tentang kampanye yang dilakukan Amnesti International. Amnesti International mengajak para blogger, meminta anda untuk ikut membela kebebasan berekspresi di Internet. Sekarang adalah saat yang genting ketika hak mendasar –terutama kebebasan untuk berekspresi dan hak untuk memiliki privasi– terancam oleh pemerintah yang ingin mengontrol apa saja yang boleh dikatakan warganya dan mengatur informasi apa saja yang boleh akses. (Terjemahan dari sini). […]

  2. Pertahankan Kebebasan Berekspresi « frimitzon - Jumat, Desember 2, 2011

    […] adalah terjemahan bebas dari sebuah quote di postingnya SPSS, sebuah tulisan tentang kampanye yang dilakukan Amnesti International. Amnesti International […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: