Lima Trivia tentang Sotoji

18 Mar

Saat ini, tidak sulit untuk mencari tahu apa itu Sotoji. Mereka yang belum kenal dan paham apa itu Sotoji dapat mengetik kata kunci ‘sotoji’ di mesin pencari dan mendapatkan ratusan jawaban dari para blogger. Di media sosial, nama Sotoji pun tak jarang terdengar. Ikuti saja perbincangan tentang Sotoji (@sotoji_) di Twitter, dan Anda dapat dengan cepat menyimpulkan bahwa Sotoji adalah sebuah produk makanan baru yang sukses mengoyang lidah para penghuni Internet di Indonesia.

Tapi, secara singkat, apa sebenarnya Sotoji itu? Sotoji merupakan kependekan dari Soto Jamur Instan, produk makanan instan dengan rasa soto yang lezat. Sebagai makanan instan, Sotoji tentu saja praktis untuk disajikan. Bila selama ini Anda sudah terbiasa makan mie instan, maka Sotoji sepertinya dapat menjadi alternatif makanan baru yang dapat dipertimbangkan. Seperti mie instan, Sotoji dapat dimasak dengan cepat dengan direbus atau diseduh dengan air panas. Bila sebelumnya orang-orang lebih banyak mengkonsumsi soto yang dibeli di restoran atau warung kaki lima karena malas membuatnya sendiri, kini dengan hadirnya Sotoji, kita dapat menikmati kelezatan soto jamur instan yang dapat dibuat sendiri di rumah.

SOTOJI, KREASI, DAN INOVASI

Kehadiran makanan instan dengan rasa soto sebenarnya bukan barang baru lagi di Indonesia. Lalu, apa sih yang membuat Sotoji memiliki nilai tambah dibandingkan dengan produk sejenis? Menurut saya, kunci sukses Sotoji terdapat pada bahan pelengkapnya. Karena namanya Soto Jamur Instan, jelas bahwa Sotoji pasti menambahkan jamur sebagai pelengkapnya. Produsen Sotoji, PT Tri Rastra Sukses Sejahtera, memilih untuk menggunakan jamur tiram goreng untuk menambah kelezatan produknya.

Sesuai dengan saran penyajiannya, untuk menikmati Sotoji, kita dapat merebus jamur tiram goreng ini bersama dengan sohunnya. Jamur tiram goreng ini dapat juga dinikmati tanpa direbus, ditaburkan di atas Sotoji yang telah matang, dijadikan garnish, maupun diolah menjadi bentuk-bentuk lain yang lebih pas di lidah. Bila Anda kekurangan ide untuk berkreasi dengan Sotoji, saat ini, resep-resep alternatif yang menggunakan Sotoji sebagai bahan dasarnya sudah banyak beredar di berbagai blog. Tak hanya bisa dibuat bereksperimen untuk membuat soto dengan varian lain, misalnya soto dari daerah seperti soto Bandung, Sotoji pun dapat diubah menjadi bentuk lain seperti bihun goreng Sotoji, rolade Sotoji, nasi goreng Sotoji, sampai schotel Sotoji. Kalau Anda malas membuat resep yang tampak rumit, tak perlu khawatir. Hanya dengan ditambahkan berbagai pelengkap lain seperti telur, tomat, tauge, irisan cabe, emping, maupun tambahan daging ayam atau sapi, Anda pun sudah bisa merasakan perbedaan rasanya.

Saya sendiri sudah cukup akrab dengan Sotoji, karena teman-teman dari deBlogger (Komunitas Blogger Depok) yang baik sudah mengizinkan saya untuk merampok Sotoji dalam berbagai kesempatan, hehe. Seperti yang sudah diketahui, jamur tiram memang mengandung serat dan protein yang tinggi. Tapi, buat saya, manfaat Sotoji yang sudah dibuktikan kehebatannya adalah keampuhannya mengusir flu. Jadi, karena cuaca yang tidak menentu belakangan ini, saya sering terkena flu. Untuk mengusir jauh-jauh rasa pusing dan hidung mampet, biasanya saya akan memasak Sotoji bersama irisan cabe rawit yang banyak. Hasilnya, seperti yang sudah sering saya laporkan melalui Twitter, hidung pun langsung lega.

Selain itu, berdasarkan pengalaman, Sotoji sepertinya paling enak dinikmati kalau sedang turun hujan. Kuah bening Sotoji yang hangat, sohun yang mengenyangkan, dan jamur tiram goreng yang kenyal memang ampuh untuk mengusir rasa dingin dan mellow. Dari tulisan yang beredar di blog-blog lain, Sotoji juga dilaporkan bisa mengusir galau. Yang masih misterius, galau seperti apakah yang dapat disembuhkan oleh Sotoji? Kalau galaunya karena bokek di akhir bulan, mungkin saja. Dengan harga eceran saat ini, Sotoji memang lebih mahal daripada mie instan yang biasa kita beli di warung. Tapi, porsinya yang mengenyangkan dan kadar gizinya yang cukup tinggi bisa jadi cukup alasan untuk beralih dari mie instan yang tak baik bila terlalu banyak dikonsumsi. Jadi, bagi para mahasiswa yang sering seret uang saku dan para warga kost-kostan yang jarang bisa memasak makanan yang butuh persiapan panjang, Sotoji bisa jadi makanan baru yang menarik untuk dicoba.

LIMA TRIVIA TENTANG SOTOJI

Ngomong-ngomong, bagi yang ingin tahu lebih banyak tentang Sotoji, saya sempat mengobrol sedikit dengan Papa Sotoji, Rohmat Sastro Sugito (@rsugito), orang yang ada di belakang produk makanan inovatif ini. Ada banyak informasi yang menurut saya sangat menarik untuk dibagikan ke teman-teman yang lain. Jadi, seperti format tulisan yang biasa saya buat, kali ini saya kembali hadir dengan trivia. Hehe. Here goes. Berikut adalah lima trivia tentang Soto Jamur Instan (Sotoji).

1. Kembali ke Fitrah

Meski profesinya lebih banyak membuatnya berkutat dengan iklan dan media digital, Rohmat Sastro Sugito, atau yang lebih akrab dipanggil sebagai Mas Gito, sebenarnya merupakan lulusan dari jurusan pertanian. Setelah sekian tahun menekuni bidang yang tidak terlalu berkaitan dengan latar belakang pendidikannya, Mas Gito akhirnya memutuskan untuk kembali pada panggilan hidupnya sewaktu muda dan membuat Sotoji. “Jadi kembali ke fitrah. Karena sebenarnya Sotoji kan usaha yang dulu pernah aku rintis waktu masih mahasiswa bareng temen-temen, kemudian aku rintis kembali,” katanya.

2. Jamur Tiram dan Daging Ayam

Sewaktu masih dalam tahap uji coba di laboratorium, Mas Gito pernah mencoba bereksperimen dengan berbagai macam jamur. Dari lima jenis jamur yang sudah diuji coba, akhirnya dipilih jamur tiram. Menurutnya, jamur tiram dipilih karena rasa dan teksturnya paling mirip dengan daging ayam. “Kalau jamur tiram itu paling dekat dengan ayam. Ayam kan paling banyak disukai. Karena itu kita berani gambling di jamur tiram dibandingkan dengan yang lain,” ujarnya. Selain itu, dibandingkan dengan beberapa jenis jamur yang lain, menurutnya jamur tiram tergolong lebih ekonomis.

3. Varian Baru Soto Nusantara

Karena maraknya permintaan untuk menghadirkan Sotoji dengan rasa soto yang khas dari berbagai daerah, Mas Gito pun mempertimbangkan untuk mengelurkan varian Sotoji yang baru di masa yang akan datang. “Mungkin nanti ada varian baru, karena ada beberapa request untuk membuat rasa soto masing-masing daerah,” katanya. “Rasanya itu kan rasa soto nusantara, jadi mungkin ada soto Betawi, ada soto Madura, macem-macem.” Tapi, membuat varian rasa baru pun ternyata tak mudah. Untuk menghadirkan versi baru Sotoji, Mas Gito harus mengulang kembali proses yang sudah dilakukannya saat pertama kali mendaftarkan Sotoji.

4. Tanpa MSG

Selain permintaan untuk menghadirkan varian rasa baru, ia pun juga menerima permintaan untuk membuat Sotoji tanpa MSG. Meski demikian, upaya untuk menghadirkan Sotoji tanpa penguat rasa sebenarnya juga merupakan sesuatu yang memang ingin dilakukan oleh Mas Gito. “Larinya lebih ke idealisme kita sendiri sih,” katanya mengakui. “Karena instan itu kan identik dengan MSG. Jadi kita kepengennya itu, kalau bisa tanpa MSG.” Meski demikian, kali ini halangan yang dihadapi bukan lagi birokrasi, tapi lebih ke urusan ekonomi. Ketiadaan MSG akan mempengaruhi jumlah bahan yang perlu ditambahkan dalam Sotoji, sehingga harganya akan sedikit lebih mahal daripada yang sekarang.

5. Papa Sotoji dan Bruce Wayne

Sebagai seorang yang bergerak di bidang wirausaha, Mas Gito sudah memiliki cukup banyak pengalaman dengan jatuh bangun saat membuat sebuah usaha baru. Tapi, pengalaman yang diperolehnya tidak menghentikannya untuk tetap maju dan berinovasi. Bicara tentang nasihat bijak, Mas Gito ternyata juga punya kutipan favorit. Dalam film Batman Begins (2005), setelah Bruce Wayne kecil jatuh ke dalam sumur tua, ayahnya, Thomas berkata pada Bruce, “And why do we fall, Bruce? So we can learn to pick ourselves up.” Kutipan tersebut ternyata membekas di ingatan Mas Gito. “ Itu, yang aku suka, ‘Kenapa kita jatuh? Agar kita bisa belajar berdiri.’ Itu yang aku suka, kutipan itu,” tambahnya.

Untuk membaca versi lengkap dari wawancara saya dengan Papa Sotoji, berikut saya lampirkan transkripnya secara penuh. Kalau ada yang ingin bertanya lebih banyak tentang Sotoji, silakan mention @sotoji_ atau @rsugito di Twitter. Kalau ingin berinteraksi dengan lebih akrab, Anda juga bisa bergabung dengan deBlogger (Komunitas Blogger Depok) dimana Papa Sotoji adalah salah satu dari anggotanya. Karena transkrip wawancara biasanya panjang dan membosankan, isinya saya kemas dalam bentuk PDF (silakan unduh di sini). Kalau Anda malas mengunduh PDF-nya, Anda juga bisa melihat screencaps-nya di bawah ini. Untuk melihat versi besarnya, silakan klik pada gambar ya.

Image Credit: Chicken oleh Niels Boegh.

Cover

Halaman Dua

Halaman Tiga

Halaman Empat

Halaman Lima

Halaman Enam

Halaman Tujuh

25 Tanggapan to “Lima Trivia tentang Sotoji”

  1. emsholy Senin, Maret 19, 2012 pada 4:15 pm #

    Hai, salam kenal, setuju deh… SOTOJI emang enak, hehe.. aku juga punya lho.. di
    http://blog.sholikhan-s.com/2012/03/kenapa-harus-sotoji.html
    jangan lupa liat videonya juga ya..

  2. Syaiful Anwar (@efullhanggono) Sabtu, Maret 24, 2012 pada 12:34 am #

    mantap mas bro reviewnya. izin ambil gambarnya ya, boleh kan?

  3. addyn Sabtu, Maret 24, 2012 pada 6:59 am #

    josss sooji memang mantaapp

  4. ilzam Sabtu, Maret 31, 2012 pada 10:34 pm #

    selamat anda menang,
    seneng bagt pastinya…
    makan2,
    mapir blogku n follow ya,,,

  5. Tirta M. Sabtu, Maret 31, 2012 pada 11:27 pm #

    Selamat ya! Dapat iphone s nih🙂
    Sukses selalu…

  6. molen Minggu, April 1, 2012 pada 12:03 am #

    Sselamat ya… dapat iphone euy….

  7. anoe Minggu, April 1, 2012 pada 1:44 am #

    wajar lah menang…
    keren gilakkk…

  8. masjek Minggu, April 1, 2012 pada 1:54 am #

    selamat anda layak dapat bintangt

  9. Muslim Minggu, April 1, 2012 pada 2:22 am #

    Selamat sbg juara umum
    Semoga bermanfaat buat semua

  10. pondokgue Minggu, April 1, 2012 pada 2:51 am #

    kerenn..

  11. Randeezt Minggu, April 1, 2012 pada 7:38 am #

    Selamat mas atas juara 1-nya…

  12. Rosa Devga Minggu, April 1, 2012 pada 7:50 am #

    selamat ya……..dapat juara……., sambil makan sotoji sambil nelpon2 donk hihihiii…..hp baru😀 prikitiiwww

  13. snsd movement Minggu, April 1, 2012 pada 9:00 am #

    wah selamat kk….

    *ngiri iphone nya

  14. Cut Ratu Minggu, April 1, 2012 pada 12:58 pm #

    Congrats ya..tulisannya juara! Lengkap dan sgt informative. Btw kok blognya jarang di update? Ditunggu tulisan2 berkualitas lainnya yaa..

  15. protes Minggu, April 1, 2012 pada 1:54 pm #

    Padahal artikelnya biasa aja kq bisa menang ya? rekayasa yang diatur, bisa jadi karena ada kenalan orang dalam, bahkan bisa jadi hanya rekayasa semata alias ga ada pemenang. supaya hadiahnya ga kemana-mana. hehehehe

    • sevenco Senin, April 2, 2012 pada 5:21 pm #

      daripada protes, coba deh tunjukin posting blog lu, lebih keren nggak dari ini? kalo nggak sih diem aja.

  16. Vagabond blog Minggu, April 1, 2012 pada 3:02 pm #

    selamat ya… emang mantabs artikelnya….

  17. @nonaedda Minggu, April 1, 2012 pada 5:39 pm #

    huiiih menang yaa

    *ngiler iphone nya😦 *

    selamat yaa
    n salken mas😉

  18. batikmania Minggu, April 1, 2012 pada 6:53 pm #

    Menarik. Keseluruhan tulisan menarik dan informatif. Tulisan ini memang layak jadi juara. Selamat!!!

  19. csoft39 Senin, April 2, 2012 pada 2:59 am #

    Selamat yaa.., review sotoji nya bagus sekali..

  20. jay boana Senin, April 2, 2012 pada 5:58 am #

    selamat yah mas, emang pas banget dah selamat sekali lagi… wawancara ekslusif hehe

  21. AhmaDVahruR (@Coffeedarat) Senin, April 2, 2012 pada 1:25 pm #

    Selamat atas Iphone 4s nya reviewnya sangat menarik. Salam kenal dari dotters dotsemarang🙂

  22. dnariswari Jumat, April 6, 2012 pada 6:33 am #

    Wow. Selamat atas kemenangannya. Setimpal atas usahanya yang sudah merelakan waktu untuk mewawancarai Papa Sotoji. Salam ya buat Papa Sotoji!

  23. heri Sabtu, Juli 7, 2012 pada 2:40 am #

    intinya promosi,

Trackbacks/Pingbacks

  1. Cupit's Blog - Cupit's Blog - Minggu, April 1, 2012

    […] Mas Setiawan – Lima Trivia tentang Sotoji […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: