Satu dari Tigapuluh Satu

7 Mei
Blogosphere kampung sedang dihebohkan oleh tantangan edan. Pencetusnya adalah Endhoot. Ajakan gilanya adalah: mari menerbitkan posting blog, setiap hari, selama 31 hari. Kenapa 31 hari? Karena ini bulan Mei. Kalo programnya bulan April postingnya cukup 30 hari saja. *plak*

Kenapa harus menyangkut kegiatan blogging, bukan menggambar atau memasak selama 31 hari? Karena tukang gambar dan tukang masak kebanyakan orang sibuk, kalo blogger biasanya selalu punya cara untuk berkelit dari kegiatan utamanya dan curi-curi ngeblog. *menuduh dengan semena-mena*

Bisa juga, karena kampung habis terkena imbas kehebohan acara pilih-pilih orang kursi -kalo manusia kursi jadinya chairhuman doms. Dinosaurs eat men, and women rules the earth. Ketua Pesta Blogger dan penguasa bumi (per-blogging-an Indonesia) tahun ini adalah cewek manis pencabut gigi manusia, dan misinya, salah satunya adalah membangkitkan blogger-blogger yang sudah mati suri. Contohnya, seperti si anu.

Kalau tiba-tiba Endhoot membuat posting baru dan ikut membangunkan para blogger zombie, bisa saja karena hatinya tergerak. Ia tergerak untuk kembali membangkitkan gairah ngeblog dirinya, situ, dan saya. Selain untuk pemanasan PB 2010, ya, hitung-hitung ikut trend #blog31hari. \m/

Jadi, apakah saya akan mengikuti saran sinting Bunsay dan ikut menulis? Lha iya, memang situ kira ini apa?

Selamat datang di bagian pertama, dari 31 posting yang akan saya hidangkan disini. Bulan ini saja (sebagian di bulan depan, kalau-kalau saya sulit memenuhi kuota). Langkah yang kecil, tapi, siapa tahu saja, berdampak positif buat saya. Lebih bagus lagi kalau berdampak sistemik sih.

Siapa tahu kan, gara-gara kami semua rajin blogging, Anda semua jadi tertarik untuk ikutan menggila juga.

Yuk, mari ….
Iklan

Rara dan PB2010

24 Apr

Rara adalah seorang wanita dengan power yang besar. Sosok traveller yang memiliki pekerjaan sampingan sebagai dokter gigi ini dalam kenyataan tidak terlihat ganas-ganas amat. Tapi, wanita manapun yang memiliki cukup pengetahuan untuk memegang tang gigi dengan intimidatif akan membuat siapapun bertekuk lutut (sambil memegang rahang).

Rara yang saya kenal kemarin adalah anggota geng maya id-GMail yang sangar, Ratu Anging Mammiri dan Ketua Ring Coto Daeng Memang. Ia sudah paham benar tentang segala macam hal yang menyangkut manajemen komunitas, terbiasa memegang kendali, dan di saat yang sama, tahu cara untuk menjadi pemain tim dan anggota yang taat aturan. Rara yang terkenal sebagai juragan kerupuk Tambelan mendapatkan simpati banyak orang. Momen tepat didapat pendukungnya, pada saat ketua Pesta Blogger 2010 belum diumumkan dan pengganti yang sepadan belum terpikirkan. Para pendukung setia mengajukan Rara untuk berada di garda terdepan dunia persilatan blog, dan mereka berhasil. Rara yang saya kenal hari ini, adalah Chairperson PB2010.

Saya sebagai seorang yang (ngakunya) blogger berharap besar pada PB tahun ini. Selama tiga tahun perhelatannya, ingatan yang membekas bagi saya tentang PB adalah kaos komunitas, foto-foto dan after party-nya. Ketiga hal tersebut adalah sesuatu yang dapat saya nikmati meski tanpa adanya hajatan PB itu sendiri. Saat audiens sebuah acara lebih menikmati acara sampingan daripada acara utamanya, Anda tahu pasti ada yang salah disana.

Rara (dan teman-teman) memiliki ide-ide segar yang berpotensi membuat terobosan dalam gelaran PB tahun ini. Ide-ide yang diharapkan dapat mendobrak citra PB yang terkesan terlalu eksklusif dan lebih banyak hura-huranya. Entah berapa banyak ide yang akan tumbang di meja perundingan bulan depan, tapi saya yakin dengan cukup dukungan, Rara akan mampu untuk membawa PB ke arah yang lebih bermanfaat dan membumi. Rara memiliki visi untuk melibatkan lebih banyak blogger, mendekatkan lebih banyak komunitas, menjangkau lebih banyak daerah dan semua itu butuh kerja keras. Tidak hanya kerja keras Rara dan mereka-mereka(tm), tapi juga saya dan Anda.

Saya siap menyingsingkan lengan baju, menyisihkan sedikit waktu tidur, menyumbangkan energi, dan menerima traktiran coto saat nantinya Rara akan berkantor di Daeng Memang. Apabila sumbangan saya dapat membawa PB ke arah yang lebih baik, maka tak ada alasan untuk berkata tidak. Saya berharap Anda berpendapat senada.

SONDRE LERCHE – Say It All

11 Sep

Last stop
Montauk
Try to get
Back on track
No vacation
Don’t give up
Just don’t look back
If you’re looking for an answer, dig in
I have said too much already
I cannot win
This could go on for forever on end
Theres nowhere to turn
Nowhere to begin this isn’t a joke it’s merely a sin

There is no way to say it all
Play it again and say it all
I said a little
The rest is a riddle
Our night’s too short to say it all
Play it again and say it all
You know the punch line
It’s all in the punchline

Pale wind blowing
Cutting right
To the core
You’re so patient
When the wreck washed ashore
If you ever need forgiveness, I give
I have done so many incomprehensible things
This could go on for forever on end
Theres nowhere to run
Nowhere to escape
Don’t tell me you knew until we awake

There is no way to say it all
Play it again and say it all
I said a little
The rest is a riddle

Our night’s too short to say it all
Play it again and say it all
Do you know the punchline?
It’s all in the punchline

Now and again we can leave it all behind
Now and again we can leave it all behind

There is no way to say it all
Play it again and say it all
I said a little
The rest is a riddle
Our night’s too short to play it all
Say it again and play it all
You know the punchline
It’s all in the punchline

I said a little
The rest is a riddle
You know the punchline
It’s all in the punchline

I said a little the rest is a riddle
You know the punchline, it’s all in the punchline

PS: Aduh, sayah sudah malas ngeblog. BTW, lagu ini enak sekali buat jogging. I’m pegel linu, but happy. Anyway, my life had been revolving pretty much around the zeroes and infinites lately. I hope before November, I will have my life all figured out. Then, you don’t have to say it all, only, “What’s next?”. I said a little, the rest is a riddle. You know the punchline, it’s all in the punchline.

Bang, Bang, You’re Dead!

21 Mei

Kadang-kadang, melakukan hal-hal tolol seperti ngesot di tanah, ngumpet di semak-semak, tiarap di selokan, mencoba melakukan manuver tembak sambil lari-lari ala Rambo (dan berakhir dengan acara kepleset dengan tragis), dan terlalu fokus menyerang musuh tanpa menyadari bahwa kancing celana Anda lepas dan jeans Anda dalam perjalanan ke Selatan untuk mengantarkan Anda menuju status “Korban Cengan Abadi karena Tragedi Celana Melorot” adalah hal yang sangat menyenangkan.

Tadinya saya pesimis dengan kemampuan saya dan berpikir bahwa main paintball dalam kondisi kelaparan di siang hari yang terik adalah sebuah ide buruk. Terutama karena saya harus bangun pagi (kami insomniawan punya hak untuk molor sampai siang loh..) dan karena saya harus menembakkan senjata (which is one of the top ten things I’m sucked at).

Setelah mendapat tiga headshot cantik yang berjejer manis di helm, I know that I really sucked. Some pessimisms are good warning signs.

Meski demikian, saya tidak merasa culun. In fact, I did exceed my expectations. Saya malah berpikir tadinya bakalan pingsan di medan tempur. Ternyata enggak tuh, weeekkk.. Yang jelas saya sudah menganugerahkan penghargaan “Most Efficient Bullet User” untuk diri saya sendiri, hiehiehiehiheie.. 😀

PS: Ya, ya, saya cupu. Hare gene baru nyobain maen paintball?! 😛

Mahasiswa (yang Sedang Skripsi)

21 Mei

Saya membaca Whatever You Think, Think The Opposite-nya Paul Arden dan menemukan quotation yang sangat menggelitik. Okay, bukan menggelitik. Hmm.. Nonjok, lebih tepatnya. Saya merasa ditendang-tendang, dan di saat yang sama, sangat terhibur.

“MOST PEOPLE ARE OTHER PEOPLE.

THEIR THOUGHTS ARE SOMEONE ELSE’S OPINION.

THEIR LIVES A MIMICRY.

THEIR PASSIONS A QUOTATION”

– Oscar Wilde

Saya berpikir, kutipan ini MAHASISWA BANGET. Orang di sebelah saya bilang, kutipan ini MAHASISWA (yang sedang skripsi) BANGET. Saya jadi berpikir, sepertinya selama ini kita semua jadi mahasiswa hanya untuk dijadikan mesin fotokopi organik.

I’m In Love With Tony Stark

12 Mei

And so far I have watched the movie three times. But I’m not yet stopping. 😀

See, I’m not much of an Iron Man fan, but apparently, as till today, I consider Jon Favreau‘s installment of the genius-billionaire-womanizer tin man my most favorite superhero movie.

Many considered Iron Man is Marvel’s answer for DC’s Batman, and the director himself said that he is inspired by the way Bruce Wayne was portrayed in Batman Begins. I think both movies are quite similar. But, while Nolan takes it on the darker tone (which very much suits Bruce Wayne’s character and past), Favreau takes the audience on a ride of a “fun-vee” that not only hi-tech, but very entertaining also.

The Robert-Downey-Jr-factor was something I don’t anticipated. Afterall, the idea of having Bob playing a role as a superhero have raised many eyebrows. Yes, I am surprised on how Bob could light the entire movie (evenso, I have absolutely no doubt on Bob’s performance as a fine actor). He is, indeed, the arch-reactor of this movie. Without Bob, the movie might only have a small chance of survival on the scoreboard.

If you haven’t seen the movie, I suggest you should try to. It’s a mix of Transformer-Robocop-Batman Begins type of movie. I’m confident that most people will find the movie great (it was rated 8.3 in IMDB, and 92% fresh in RT, so far), or at least if you’re dissapointed, you’ll still find it adequate. Me? I love the movie, and after 30 minutes I only have one thing to say:

I’m in love with Tony Stark.

ELLEN PAGE and MICHAEL CERA – Anyone Else But You

28 Apr

You’re a part time lover and a full time friend
The monkey on you’re back is the latest trend
I don’t see what anyone can see, in anyone else
But you

Here is the church and here is the steeple
We sure are cute for two ugly people
I don’t see what anyone can see, in anyone else
But you

We both have shiny happy fits of rage
You want more fans, I want more stage
I don’t see what anyone can see, in anyone else
But you

You are always trying to keep it real
I’m in love with how you feel
I don’t see what anyone can see, in anyone else
But you

I kiss you on the brain in the shadow of a train
I kiss you all starry eyed, my body’s swinging from side to side
I don’t see what anyone can see, in anyone else
But you

The pebbles forgive me, the trees forgive me
So why can’t, you forgive me?
I don’t see what anyone can see, in anyone else
But you

Du dududu dududu du dududu
Du dududu dududu du dududu
I don’t see what anyone can see, in anyone else
But you

PS: Yang sudah nonton Juno pasti tahu lagu ini. Rite, the movie’s cool, and this song is very catchy. I think this song is weirdly romantic, I suddenly have the idea to sing it for someone today. *tiba-tiba ingin menelpon-teror Tiwi* :-”

I don’t see what anyone can see, in anyone else,
but you..